Transformasi Berkelanjutan di Pinang Jaya Melalui TMMD ke-129
Bandar Lampung – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0410/KBL terus menunjukkan perkembangan positif di wilayah Kelurahan Pinang Jaya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.
Pada Rabu (12/8/2026), Komandan Satuan Tugas TMMD ke-129, Kolonel Arm Roni Hermawan, bersama Para Babinsa dari seluruh Koramil Kodim 0410/KBL tanpa henti mengerahkan anggotanya untuk menuntaskan berbagai target fisik yang sudah ditetapkan.
Banyak dari proyek tersebut telah berada di penghujung penyelesaian. Pekerjaan RTLH Ibu Nur Hayati di Jalan Bukit Pinang Jaya tercatat telah mencapai 90 persen, sementara rabat beton Jalan Nangka 2 Gang Alpukat II yang memiliki panjang 210 meter dan lebar 2 meter telah selesai sepenuhnya. Selain itu, MCK-5 di Jalan Nangka 1 telah mencapai 99 persen, tempat wudu di Musala Baitul Saudah sudah 100 persen, dan bedah rumah milik Bapak Syahrul telah mendekati angka 98 persen. Drainase di Jalan Rajawali RT 02 yang memanjang sejauh 100 meter juga berhasil diselesaikan secara total.
Sementara itu, pembangunan RTLH untuk Bapak Siswanto dan Bapak Hendi serta aktifitas pengecoran Jalan Nangka terus dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Proyek-proyek ini menjelaskan bahwa TMMD ke-129 lebih dari sekadar pembangunan fisik, namun juga menghadirkan perubahan yang nyata bagi masyarakat setempat.
Kekuatan utama dari semua kegiatan ini adalah semangat gotong royong. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan, berorientasi pada satu visi, yaitu menciptakan lingkungan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kolonel Arm Roni Hermawan, selaku Dansatgas TMMD ke-129, menekankan bahwa evaluasi keberhasilan program bukan hanya sebatas persentase penyelesaian, namun lebih kepada seberapa besar dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat.
TMMD ke-129 yang dilaksanakan oleh Kodim 0410/KBL di Pinang Jaya menjadi wujud nyata bahwa kerjasama antara TNI dan masyarakat adalah kunci untuk meraih pembangunan yang bukan sekadar program, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk membawa perubahan dan memberikan harapan baru bagi warga.





