Tim Dispenad Kunjungi Labusel, Dandim 0209/LB Sampaikan Hasil TMMD ke-130

Kodim 0209/Labuhanbatu menunjukkan komitmen yang tinggi dalam transparansi dan akuntabilitas pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 TA 2026. Komandan Kodim (Dandim) 0209/LB, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, S.Sos., M.I.P., menyambut dengan hangat kedatangan Tim Dinas Penerangan Angkatan Darat (Dispenad) yang dipimpin oleh Kolonel Arh Mokhamad Khoirul Anam dan Sertu Aldi di Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, pada Selasa (03/11/2026). Tujuan utama kehadiran Tim Dispenad adalah untuk mendokumentasikan dan menilai secara menyeluruh perkembangan pembangunan serta mengumpulkan testimoni dari masyarakat setempat.
Acara yang dibuka dengan sesi coffee morning tersebut dihadiri oleh Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, S.H., serta Sekretaris Daerah M. Reza Fahlevi Nasution, S.STP., M.A.P., dan sejumlah pejabat lainnya dari Forkopimda. Kehadiran para pemimpin daerah dan TNI pada pertemuan ini menunjukkan solidaritas dan kerja sama lintas sektor yang solid untuk mendukung keberhasilan program pembangunan fisik dan nonfisik demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Selama kegiatan, Tim Dispenad bersama Dandim 0209/LB dan Bupati Labusel melaksanakan wawancara khusus serta peninjauan lapangan untuk dokumentasi dan pengambilan testimoni dari warga. Kolaborasi antara TNI dan Pemkab Labusel ini sangat penting untuk menjamin bahwa setiap informasi mengenai program, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga renovasi rumah warga, disampaikan secara jelas kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas moral dan jabatan.
Dandim 0209/LB menekankan pendekatan humanis selama proses pengumpulan data dan testimoni dari masyarakat yang menerima manfaat. Kesaksian langsung dari warga terkait perubahan kualitas hidup mereka setelah adanya program TMMD menjadi indikator penting tentang dampak positif TNI dan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat desa. Kegiatan pengambilan dokumentasi dan wawancara yang dilakukan di lokasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berlangsung dengan aman dan tertib, menghasilkan dokumentasi yang tidak hanya berfungsi sebagai publikasi keberhasilan TMMD ke-130 tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI, rakyat, dan pemerintah di Labuhanbatu Selatan.





