Semangat Kebersamaan dalam TMMD ke-130 di Tulungagung

Tulungagung – Dalam rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0807/Tulungagung, semangat kerja sama antara TNI dan masyarakat terlihat jelas tidak hanya saat proses pembangunan dilakukan.
Kehangatan itu juga terasa ketika anggota Satgas dan penduduk Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, berkumpul untuk menikmati hidangan siang selepas beraktivitas, tepatnya pada Rabu (14/10/2026). Suasana sederhana ini mencerminkan kedekatan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD, di mana warga dan prajurit saling berkolaborasi demi kemajuan desa.
Walaupun menu yang disajikan sederhana, nilai kebersamaan yang tercipta saat makan bersama justru menjadi hal utama dalam rangkaian kegiatan TMMD. Di tengah momen istirahat, percakapan dan tawa antara warga dan personel Satgas berhasil membangun suasana kekeluargaan, sekaligus memberi kesempatan bagi prajurit untuk lebih memahami kondisi masyarakat setempat.
Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., selaku Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik. “Tujuan kita lebih luas, yaitu juga memperkuat ikatan antara TNI dan rakyat. Kita membangun lebih dari infrastruktur, tetapi juga membangun rasa kebersamaan dan kepedulian,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat TNI dan masyarakat bekerja bergotong royong dan saling berbagi saat istirahat, hal tersebut merefleksikan semangat kebersamaan yang sangat kuat. Program TMMD ke-130 di Desa Pojok melibatkan berbagai kegiatan fisik untuk meningkatkan infrastruktur dan kualitas hidup masyarakat. Rabat jalan beton, rehabilitasi RTLH, perbaikan musholla, dan program jambanisasi merupakan beberapa upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Di balik pelaksanaan kegiatan ini, hubungan emosional antara masyarakat dan prajurit semakin erat melalui kegiatan sehari-hari. Kerja sama, diskusi, dan berbagi makanan saat istirahat adalah wujud nyata dari ikatan yang terjalin. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya terukur dari pembangunan fisiknya, tetapi justru terletak pada sinergi yang terbangun antara TNI dan masyarakat.
Keberhasilan TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung diharapkan dapat memperkuat kembali budaya gotong royong di Desa Pojok, agar semangat kebersamaan yang terjalin selama program bisa terus dilanjutkan oleh masyarakat dalam berbagai aktivitas pembangunan yang akan datang.





