November 7, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Revitalisasi Jalan Pertanian, Semangat Baru Petani Jarin, TMMD Dukung Ketahanan Pangan
TMMD

Revitalisasi Jalan Pertanian, Semangat Baru Petani Jarin, TMMD Dukung Ketahanan Pangan

Redaksi Radar November 7, 2026 3 min read

PAMEKASAN – Kualitas infrastruktur pertanian berperan penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Menyadari hal ini, Tim Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan melakukan perbaikan jalan pertanian dan pembangunan drainase di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Inisiatif ini termasuk dalam program Pembinaan Teritorial (Binter) yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan. TNI tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik namun juga berusaha membangkitkan semangat para petani agar lebih produktif dalam mengolah lahan pertanian mereka.

Sebelum ada perbaikan jalan, para petani di Desa Jarin sering kali mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen. Kondisi jalan yang becek dan sulit dilalui, terutama saat hujan, menyebabkan distribusi gabah menjadi lebih sulit dan mahal.

Kini, situasi tersebut mulai berangsur baik setelah jalan pertanian direnovasi oleh program TMMD. Jalur yang sebelumnya menyusahkan mobilitas petani telah ditingkatkan, memudahkan akses mereka.

Seorang petani di Desa Jarin mengungkapkan rasa syukurnya atas perbaikan infrastruktur tersebut. Ia menyatakan, akses jalan yang lebih baik memberikan kemudahan dan sekaligus membangkitkan kembali semangat petani untuk lebih serius dalam bertani.

“Dulu ketika hujan, sepeda motor tidak bisa melewati jalan, sehingga kami harus mengangkat gabah. Banyak yang mengalami kerugian. Sekarang jalan sudah diperbaiki oleh TNI dan warga, semangat kami bertani kembali bangkit. Kami merasa didukung,” tuturnya.

Kapten Chb Aman Karyoko, Pasiter Kodim 0826/Pamekasan, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian adalah bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah melalui ketahanan pangan. Ia menegaskan pentingnya Binter untuk memberikan solusi nyata bagi masalah yang dihadapi petani.

“Pertahanan negara berawal dari kesejahteraan rakyat. Jika petani tidak panen, jika gabah tidak bisa diangkut, bila masyarakat kelaparan, negara akan rentan. Oleh karena itu, Binter kini berfokus pada masalah pangan. Desa yang mandiri pangan adalah benteng pertahanan kita,” jelasnya.

Kapten Aman juga menambahkan pentingnya peran Babinsa dalam memahami situasi di wilayah binaan. Dengan adanya komunikasi yang baik dengan masyarakat, permasalahan yang dihadapi para petani dapat lebih cepat teridentifikasi dan solusinya lebih terarah.

“Misi Binter adalah membangkitkan semangat petani. Jika jalan pertanian diperbaiki, semangat tanam akan muncul. Jika saluran drainase berfungsi baik, sawah tidak kebanjiran. Ketika petani sejahtera, Indonesia tidak akan khawatir menghadapi krisis pangan,” tambahnya.

Selain perbaikan jalan pertanian, Satgas TMMD juga berfokus pada pembangunan saluran drainase untuk memastikan aliran air yang baik di area pertanian. Keberadaan saluran ini diharapkan dapat mengurangi kemungkinan genangan yang dapat menghambat aktivitas pertanian.

Program TMMD Ke-130 juga mencakup kebutuhan masyarakat dengan membangun rumah layak huni. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bagi masyarakat di Desa Jarin, semua pembangunan ini menjadi isu yang sangat penting. Jalan yang lebih baik, saluran air yang terjaga dengan baik, dan dukungan yang berkesinambungan bagi para petani menjadi landasan yang kuat untuk menumbuhkan ekonomi desa.

Dari ladang-ladang di Desa Jarin, pentingnya ketahanan pangan pun terlihat jelas. Dukungan bagi para petani diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, sementara perbaikan infrastruktur merupakan salah satu cara untuk memperkuat kemandirian pangan di masyarakat.

Leave a Comment