Program Non-Fisik TMMD ke-129: Penyuluhan untuk Masyarakat Desa Baru Raharja
Lampung Utara – Dalam rangka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0412/LU tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menekankan pada kegiatan non-fisik. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah penyuluhan mengenai Bela Negara, Undang-Undang Perkawinan, dan Bahaya Narkoba yang berlangsung di Balai Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, pada Selasa (21/07/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah lintas sektoral dalam pelaksanaan TMMD, yang bertujuan untuk tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan wawasan kebangsaan, hukum, dan ketahanan sosial. Dengan demikian, diharapkan masyarakat desa bisa lebih mandiri dan berdaya maju.
Materi mengenai Bela Negara disampaikan oleh Danramil 412-06/Sungkai Utara, Kapten Inf Usman, yang mengajak warga untuk mencintai tanah air dan memperkuat rasa persatuan sebagai tanggung jawab setiap individu dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penyuluhan ini diharapkan dapat menggugah semangat warga untuk lebih aktif berkontribusi dalam menjaga negara.
Sementara itu, Anggi Pesa Lisga, S.I.Kom dari BNN Way Kanan, menyampaikan materi tentang Bahaya Narkoba dengan memberikan informasi mengenai dampak negatifnya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial generasi muda. Tidak kalah penting, Rifai Qowiyul Iman dari Pengadilan Agama Lampung Utara menjelaskan perihal Undang-Undang Perkawinan, termasuk hak dan kewajiban dalam berkeluarga serta pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis sesuai hukum.
Penyuluhan tersebut diikuti dengan antusiasme tinggi oleh warga Desa Baru Raharja, yang terlihat serius dan aktif dalam bertanya kepada para narasumber. Interaksi ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk memperluas pengetahuan demi meningkatkan kualitas kehidupan sosial mereka. Dengan adanya program sasaran non-fisik ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan informasi yang didapat guna menciptakan desa yang lebih harmonis, aman, dan sejahtera.





