November 1, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Prada Egi dan Pembelajaran Bahasa Madura di Program TMMD
TMMD

Prada Egi dan Pembelajaran Bahasa Madura di Program TMMD

Redaksi Radar November 1, 2026 2 min read

PAMEKASAN – Di tengah acara TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan yang berlangsung di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, terdapat kisah menarik tentang interaksi anggota Satgas. Prada Egi, seorang tentara dari Batalyon Teritorial Pembangunan 539 Pamekasan yang berasal dari Kalimantan Utara, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berupaya mempelajari bahasa Madura.

Sejak terlibat dalam kegiatan TMMD, Prada Egi perlahan-lahan mulai akrab dengan beberapa kosakata dalam bahasa Madura yang sering dipakai oleh penduduk setempat, terutama di Dusun Kotalon. Awalnya, ia mengaku mengalami kesulitan dalam berkomunikasi karena ketidaktahuannya tentang bahasa lokal tersebut.

Untuk mengatasi tantangan ini, ia mencatat berbagai istilah bahasa Madura yang umum digunakan. Diantaranya adalah “mator sakalangkong” yang berarti terima kasih, “enja'” untuk iya, “mareh” untuk sudah, serta beberapa istilah lainnya yang membantu memperlancar komunikasi. “Di Kalimantan Utara saya belum pernah mendengar bahasa ini. Sekarang saya belajar, dan warga jadi lebih dekat karena saling tertawa saat berinteraksi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Pengalaman ini memberikan kontribusi positif bagi Prada Egi, dan membuat proses kerjanya menjadi lebih mudah. Dengan kemampuan berbahasa Madura, interaksinya dengan warga pun semakin akrab tanpa adanya jarak. Moment itu ia anggap sangat berharga dalam pelaksanaan tugasnya di tengah masyarakat, serta mencerminkan bahwa TMMD lebih dari sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan baik antara TNI dan rakyat.

Leave a Comment