Pembangunan Jalan Pertanian TMMD 129 Mencapai 93 Persen
Selasa, 28 Juli 2026
Pidie – Pembangunan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0102/Pidie menunjukkan kemajuan yang memuaskan. Pada hari ke-14 pelaksanaan proyek, pembangunan fisik berupa pelebaran dan pengerasan jalan pertanian sepanjang 2.200 meter telah berhasil mencapai 93 persen, pernyataan ini disampaikan pada Selasa (28/07/2026). Capaian ini menjadi bukti nyata dari komitmen Satgas TMMD dalam menjalankan tugasnya di lapangan.
Dengan penuh semangat, personel Satgas TMMD tetap berfokus pada pekerjaannya dengan bantuan alat berat yang memadai dan ketersediaan material yang cukup. Kerjasama yang baik di lapangan memungkinkan progres pekerjaan bisa tercapai dengan efisien dan terukur, menandakan upaya yang berkelanjutan dari tim.
Bagi warga setempat, terutama bagi para petani, pencapaian 93 persen ini menjadi berita yang menggembirakan. Jalan ini adalah jalur utama ke area pertanian serta rute distribusi hasil panen, sehingga hampir selesainya proyek ini memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan mereka.
Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie, mengungkapkan pentingnya pembangunan jalan pertanian ini, karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. “Alhamdulillah, sampai hari ke-14 pelaksanaan, progres pelebaran dan pengerasan jalan pertanian telah mencapai 93 persen. Kami akan terus berupaya agar pekerjaan ini segera diselesaikan dan dapat digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa jalan tersebut merupakan akses utama bagi petani menuju kebun mereka. Mayoritas penduduk setempat bekerja sebagai petani, sehingga peningkatan infrastruktur jalan sangat krusial untuk memperlancar distribusi hasil panen mereka. Sebelum adanya perbaikan, jalan yang sempit sering menjadi masalah, terutama saat pengangkutan hasil pertanian.
Kini, dengan pelaksanaan TMMD ke-129, perubahan yang terjadi bisa dirasakan dengan jelas dan progres yang hampir selesai ini diharapkan akan memperlancar mobilitas masyarakat, serta meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi desa.
Bagi para petani, setiap perkembangan dalam proyek ini artinya akses yang lebih baik menuju lahan pertanian. Dengan jalan yang lebih lebar dan kokoh, mereka merasakan langsung manfaat dari pembangunan yang dilakukan. Di sinilah TMMD menunjukkan maknanya, yakni tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Satgas TMMD ke-129 Kodim 0102/Pidie menjadi bukti kuat akan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. TNI tidak hanya berperan dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema TMMD ke-129 tahun 2026, “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”
Dengan pencapaian 93 persen pada jalan pertanian ini, proses pembangunan akan terus dipercepat hingga selesai. Harapannya, akses bagi para petani akan semakin mudah, distribusi hasil panen dapat berlangsung lancar, dan perekonomian desa akan semakin tumbuh.
Karena pada hakikatnya, pembangunan bukan hanya tentang jumlah jalan yang dibangun, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.





