Pemasangan Bio Septic Tank di Rumah Bu Painah Kembali Dilanjutkan oleh Satgas TMMD

TULUNGAGUNG – Kegiatan jambanisasi dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0807/Tulungagung terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada Sabtu (24/10/2026), Satgas TMMD melanjutkan tahap proyek jambanisasi di kediaman Bu Painah, seorang warga Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, dengan pemasangan bio septic tank.
Proses pemasangan bio septic tank menjadi bagian krusial dalam penyelesaian proyek sanitasi rumah ini. Setelah melalui berbagai tahap pengerjaan, kini pembangunan jamban di kediaman Bu Painah memasuki fase akhir, sehingga tidak lama lagi bisa dimanfaatkan dengan baik.
Personel dari Satgas TMMD menjalankan tugas ini secara bertahap dengan fokus pada ketepatan pemasangan serta mutu konstruksi. Hal tersebut sangat penting agar fasilitas sanitasi yang dibangun dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi keluarga yang menerima bantuan.
Program jambanisasi menjadi salah satu komponen utama dari TMMD yang dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap fasilitas sanitasi yang lebih baik. Dengan adanya jamban sehat, diharapkan dapat mendukung kebersihan lingkungan, mengurangi risiko pencemaran, serta mendorong praktik hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Bu Painah, adanya pembangunan jamban ini merupakan langkah yang sangat berarti untuk mewujudkan keinginannya memiliki fasilitas sanitasi yang lebih bersih dan aman di rumahnya. Dengan proyek yang sebentar lagi rampung, masyarakat berharap manfaat dari program TMMD ini segera dapat dirasakan secara langsung.
Satgas TMMD Kodim 0807/Tulungagung berkomitmen untuk mengoptimalkan pekerjaan sasaran fisik di Desa Pojok agar semua pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu. Meskipun menargetkan waktu penyelesaian, kualitas pekerjaan tetap menjadi fokus utama supaya fasilitas yang dihadirkan dapat digunakan untuk jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, TMMD ke-130 tidak hanya bertujuan untuk membangun infrastruktur desa, melainkan juga berupaya meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana sanitasi yang memadai.





