Oktober 20, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
TMMD

Mbah Waqilah, Lansia 95 Tahun, Menanti Perbaikan Rumahnya dari Program TMMD ke-130

Redaksi Radar Oktober 14, 2026 2 min read

Tulungagung – Senyum optimis terlihat di wajah Mbah Waqilah, seorang perempuan sepuh yang tinggal di Dusun Secang, Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Di usianya yang telah memasuki 95 tahun, ia berharap proses perbaikan rumahnya melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0807/Tulungagung dapat segera diselesaikan.

Pada Rabu (14/10/2026), rumah Mbah Waqilah menjadi salah satu target dalam rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh TMMD ke-130. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Satgas untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Walaupun usianya sudah lanjut, Mbah Waqilah tetap berupaya menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri. Ia memiliki keinginan untuk mengurus dirinya sendiri tanpa harus mengandalkan anak maupun cucunya secara berlebihan. “Saya ingin rumah ini secepatnya selesai agar bisa segera dihuni dengan nyaman. Saya ingin tetap dapat melakukan segala sesuatu sendiri dan tidak memberatkan anak-cucu,” ujarnya.

Bagi Mbah Waqilah, rumah bukan hanya sekadar tempat tinggal, melainkan juga menjadi ruang kehidupannya sambil mempertahankan kemandirian di usia senja. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas TMMD yang berperan dalam perbaikan rumahnya, “Saya berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya.”

Program RTLH merupakan salah satu fokus utama dalam TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung. Di samping memperbaiki kondisi fisik bangunan, program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat penerima manfaat. Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menekankan bahwa pembangunan RTLH adalah bagian dari perhatian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Kehadiran Satgas di Desa Pojok bukan hanya semata-mata untuk pengerjaan fisik, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap warganya. Bagi Mbah Waqilah, rumah yang selesai diperbaiki akan membawa kebahagiaan tersendiri. Ia ingin menjalani hari-harinya dalam hunian yang lebih baik sambil tetap menjaga semangat hidup mandiri, menggambarkan bahwa TMMD tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik, melainkan juga memberikan harapan kepada masyarakat yang memerlukan.

Leave a Comment