Kesadaran Ibu Muda dalam Cegah Stunting Melalui Edukasi di Desa Jarin

PAMEKASAN – Dalam rangka meningkatkan kesehatan anak-anak di masa depan, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan menggelar sosialisasi mengenai pencegahan stunting. Kegiatan ini difokuskan kepada para ibu muda di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, dengan harapan mereka dapat memahami pentingnya pemenuhan gizi serta pola asuh yang benar untuk anak.
Dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) di Balai Desa Jarin, sosialisasi ini dihadiri oleh puluhan ibu muda, khususnya yang merupakan orang tua baru. Tenaga kesehatan dari Puskesmas Sopaah hadir untuk memberikan materi, didampingi oleh Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, yang berperan aktif dalam memberikan dukungan.
Sosialisasi tersebut menekankan bahwa upaya pencegahan stunting seharusnya dimulai sejak masa kehamilan. Landasan 1.000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode yang sangat krusial, di mana ibu dan anak harus mendapatkan nutrisi yang mencukupi agar tumbuh kembang mereka terjaga.
Dari Puskesmas Sopaah, para ibu diingatkan akan pentingnya mengonsumsi makanan bernutrisi selama hamil, melakukan pemeriksaan rutin, serta mengambil tablet tambah darah sesuai anjuran medis. Selain itu, pemberian ASI secara eksklusif untuk bayi berusia 0-6 bulan juga ditekankan. Setelah bayi mencapai enam bulan, pemberian MPASI yang tepat baik dari segi waktu maupun kandungan gizi menjadi sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan anak secara optimal.
Diskusi juga menyentuh masalah umum yang dihadapi oleh para ibu, seperti anak yang enggan makan. Tim kesehatan berbagi tips jitu, seperti membuat jadwal makan yang baik, menyajikan porsi kecil namun sering, serta menyajikan berbagai pilihan menu. Disarankan pula untuk tidak memaksa anak saat makan dan lebih memilih makanan sehat menggantikan makanan yang kurang bergizi.
Perhatian terhadap kebersihan juga diingatkan, dengan cara mencuci tangan yang benar sebelum menyiapkan makanan dan menyusui. Hal ini penting untuk mengurangi risiko infeksi yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi anak.
Serda Syarif dari Babinsa Desa Jarin menegaskan bahwa edukasi semacam ini merupakan bagian dari misi TMMD yang bertujuan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun fisik. Kami juga berfokus pada pembangunan manusia, karena pentingnya generasi sehat. Kami ingin mewariskan generasi yang cerdas di Jarin,” tegasnya.
Sebagai kelanjutan dari sosialisasi, anak-anak yang hadir menjalani penimbangan dan pengukuran untuk memantau perkembangan mereka. Bersama dengan tenaga kesehatan, Satgas juga membagikan makanan pendamping yang bergizi bagi anak.
Narasumber dari Puskesmas Sopaah mengingatkan agar orang tua tidak membandingkan perkembangan anaknya dengan anak lain, melainkan rutin memantau pertumbuhan melalui Posyandu dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Ia menekankan pentingnya kehadiran di Posyandu dan pemantauan berkala untuk mengawasi perkembangan anak.
Dengan kegiatan nonfisik ini, TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan berharap untuk memperkuat kesadaran masyarakat bahwa pembangunan desa mesti diimbangi dengan peningkatan kesehatan masyarakat serta kualitas generasi yang akan datang.





