Oktober 26, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Kedekatan Emosional antara Prajurit TMMD dan Warga
TMMD

Kedekatan Emosional antara Prajurit TMMD dan Warga

Redaksi Radar Oktober 26, 2026 2 min read

Luwu Timur, Cendana – Hubungan hangat antara anggota TNI dan masyarakat kembali terpancar dalam kegiatan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo. Di tengah upaya pembangunan desa, anggota Satgas mendapatkan kasih sayang dan perhatian bagaikan anak sendiri dari para ibu yang menjadi tuan rumah selama bertugas di Desa Cendana dan Desa Parumpanai, pada hari Senin (26/10/2026).

Sebuah momen menyentuh hati terjadi di kediaman Ibu Halimah (52). Pagi itu, ia menasihati Prada Ilham (20), salah satu anggota Satgas yang terlambat bangun 10 menit dari jadwal apel yang ditentukan.

Dengan penuh kelembutan tetapi tetap tegas, Ibu Halimah mengingatkan prajurit muda tersebut agar menjaga disiplin, mematuhi waktu istirahat dengan benar, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

“Ilham, anakku, jangan sampai terlambat bangun lagi. Sebagai tentara, disiplin itu penting. Mandilah dahulu, sarapanlah sebelum bekerja, dan ingatlah untuk selalu memakai helm saat bertugas,” pesan Ibu Halimah.

Prada Ilham yang menerima nasihat tersebut hanya menunduk malu dan menjawab singkat, “Siap, Bu, maaf, Bu.”

Momen sederhana tersebut mencerminkan kedekatan emosional yang terjalin selama para anggota Satgas tinggal bersama masyarakat. Mereka tidak hanya mendapatkan tempat untuk beristirahat, tetapi juga kasih sayang dari keluarga yang merawat mereka di rumah.

Bagi Ibu Halimah, mengingatkan para prajurit untuk disiplin dan menjaga keselamatan adalah wujud kepedulian. Ia memperlakukan mereka seperti anak-anak yang perlu bimbingan saat jauh dari rumah. Prada Ilham pun merasa tersentuh oleh perhatian tersebut, yang mengingatkan kenangannya tentang nasihat sang ibu di kampung halaman.

“Kehangatan nasihat Ibu Halimah mengingatkanku pada nasihat ibuku. Karena kelelahan setelah membantu pekerjaan pembangunan jembatan, aku bangun kesiangan. Ibu Halimah menasihatiku agar tidak terlambat lagi dan selalu memakai helm saat bekerja. Aku merasa malu, namun juga senang, karena sudah lama tidak menerima nasihat seperti itu dari ibu,” ujarnya.

Ia menambahkan, perhatian warga membuatnya merasa memiliki keluarga baru selama melaksanakan tugas TMMD. Rasa tersebut menjadi motivasi untuk terus bekerja menyelesaikan tanggung jawab kepada masyarakat.

Kedekatan semacam ini menjadi bagian penting dalam menjalin kemanunggalan TNI dan rakyat. Di saat tengah membangun berbagai fasilitas desa, hubungan kekeluargaan terbangun melalui perhatian kecil, nasihat, dan kepedulian yang diberikan setiap hari.

Dengan berdiam di rumah warga, anggota Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat persaudaraan yang diharapkan dapat bertahan meskipun program ini telah berakhir.

Leave a Comment