Agustus 10, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Keberadaan Satgas TMMD Bojonegoro Dukung Usaha Bakso Pak Sholeh
TMMD

Keberadaan Satgas TMMD Bojonegoro Dukung Usaha Bakso Pak Sholeh

Redaksi Radar Agustus 10, 2026 2 min read

BOJONEGORO, – Aroma khas yang menggoda menjalar di sekitar, memberikan kehangatan di tengah terik siang.

Di depan Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebuah gerobak kayu yang dipasang pada sepeda motor kini menjadi tempat berkumpul yang ramai.

Pada hari Sabtu (25/7/2026), gerobak bakso milik Pak Sholeh menjadi incaran banyak orang, termasuk para prajurit berseragam loreng.

Kehadiran Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro ternyata tidak hanya sekadar menyentuh aspek fisik pembangunan desa, tetapi juga memberikan dorongan baru bagi perekonomian pelaku UMKM lokal.

Di sela-sela kegiatan pembangunan yang cukup menguras tenaga, tampak para anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro bersantai dan berinteraksi dengan masyarakat.

Prada Gery Isar Abdullah dan rekan-rekannya terlihat menikmati semangkuk bakso hangat dari tangan Pak Sholeh. Meskipun berjualan dengan gerobak sederhana, racikan bakso dari Pak Sholeh telah menjadi favorit di kalangan prajurit TNI dan penduduk setempat.

Sejak pelaksanaan program TMMD ke-129 di Desa Kesongo, pendapatan Pak Sholeh mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Dengan senyuman, Pak Sholeh menyampaikan rasa syukurnya atas keberkahan yang datang bersama para prajurit. “Alhamdulillah, dagangan saya jadi lebih laris sejak mereka ada di sini. Terima kasih untuk semua. Semoga program TMMD berjalan baik dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya dengan rasa bahagia.

Bagi Pasukan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, membeli dagangan warga bukan hanya soal mengatasi rasa lapar.

Tindakan tersebut menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung dan memberdayakan ekonomi lokal. Prada Gery menambahkan bahwa tujuan program TMMD adalah menghadirkan dampak positif bagi masyarakat di desa tersebut.

“Kami ingin agar program TMMD tidak hanya bermanfaat dalam segi pembangunan fisik, tetapi juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian. Dengan membeli dari pedagang kecil seperti Pak Sholeh, kami harap usahanya semakin maju,” tuturnya.

Langkah kecil seperti membeli bakso dari pedagang keliling ini menjadi bukti nyata dari tujuan program TMMD, yaitu dukungan dan sinergi antara TNI dan rakyat.

Pendekatan humanis dengan memperhatikan UMKM lokal menegaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan pembangunan jalan dan dukungan terhadap usaha mikro, TMMD hadir membawa perubahan yang jelas dan dirasakan langsung oleh masyarakat, membuat desa tidak hanya lebih maju secara fisik, tetapi juga lebih tangguh secara ekonomi.

Leave a Comment