Apel Pagi TMMD Ke-130 Dukung Kesiapan Anggota Dalam Proyek Pembangunan

Tigaraksa, Kodam Jaya – Kesiapan serta kekompakan petugas menjadi elemen penting dalam keberhasilan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Hal ini terlihat dalam apel pagi yang diadakan oleh Satgas TMMD ke-130 Tahun 2026 Kodim 0510/Tigaraksa, yang berlangsung di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Nasir, di Kampung Kunir RT 011/RW 005, Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pada Jumat (23/10/2026).
Apel pagi ini diadakan untuk memastikan bahwa seluruh anggota siap secara fisik dan mental sebelum memulai aktivitas pekerjaan. Selain itu, kegiatan ini berfungsi sebagai ajang penyelarasan langkah para personel dan penguatan koordinasi, sehingga semua proses pembangunan dapat berjalan secara teratur dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Disiplin serta tanggung jawab menjadi fokus utama dalam setiap pelaksanaan aktivitas. Seluruh anggota Satgas diingatkan untuk tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan kerjasama, serta memperhatikan berbagai aspek keselamatan saat bertugas di lapangan.
Usai melaksanakan apel, personel Satgas langsung melanjutkan proyek pembangunan sesuai dengan pembagian tugas yang sudah disepakati. Diantara kegiatan tersebut adalah pembangunan RTLH untuk Bapak Nasir, sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat. Program ini diharapkan tidak hanya menciptakan sarana tinggal yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan perhatian TNI terhadap kebutuhan masyarakat lokal.
Keberadaan Satgas TMMD di lingkungan masyarakat diharapkan dapat memupuk semangat gotong royong dan kebersamaan. Kerjasama antara TNI dan masyarakat merupakan modal utama dalam menunjang proses pekerjaan, serta menjaga hubungan yang harmonis selama pelaksanaan program.
Dengan melaksanakan apel pagi, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa berusaha menjaga konsistensi pelaksanaan tugas dan memastikan bahwa seluruh personel mengerti tanggung jawab masing-masing. Melalui pendekatan ini, diharapkan bisa mendorong penyelesaian sasaran pembangunan dengan optimal.





