Agustus 10, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
Pelatihan Penanggulangan Kebakaran: Sinergi Damkarmat dan TNI di Desa Kesongo
TMMD

Pelatihan Penanggulangan Kebakaran: Sinergi Damkarmat dan TNI di Desa Kesongo

Redaksi Radar Agustus 10, 2026 2 min read

BOJONEGORO, – Koordinasi antara berbagai lembaga dalam membangun desa kini melampaui pembangunan fisik seperti jembatan dan jalan, melainkan juga fokus pada pengembangan ketahanan masyarakat.

Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, upaya membudayakan ketangguhan dilakukan dengan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro muncul dengan inisiatif humanis, berkolaborasi bersama Kodim 0813 Bojonegoro dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, yang ditandai dengan diadakannya Pelatihan Mitigasi Kebakaran di Balai Desa Kesongo pada Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), perangkat desa, serta tokoh masyarakat, yang datang bukan hanya untuk mendengarkan penjelasan namun untuk belajar keterampilan penting dalam menjaga keselamatan.

Imam Affan, Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian, dan Pemberdayaan Masyarakat Damkarmat Bojonegoro, hadir sebagai pembicara utama, menjelaskan tentang pentingnya pengetahuan mitigasi kebakaran yang harus diperkuat terutama menjelang datangnya musim kemarau yang kerap meningkatkan risiko kebakaran.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana kebakaran, terutama di musim kemarau ketika kejadian kebakaran cenderung meningkat,” ujarnya.

Pelatihan ini dirancang interaktif, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan teknik pemadaman kebakaran dan evakuasi korban dalam skenario yang sesuai dengan situasi nyata yang dapat terjadi.

Imam Affan menegaskan bahwa pentingnya respons awal menjadi kunci dalam mengurangi risiko dampak kerugian akibat kebakaran.

“Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat mampu mengenali dan menangani situasi darurat dengan baik. Tindakan awal yang tepat dapat signifikan mengurangi risiko dan kerugian sebelum petugas datang,” tambahnya.

Menurut Imam Affan, keberhasilan program TMMD tidak hanya diukur dari aspek fisik yang dibangun, namun juga dari peningkatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Spanduk apresiasi juga bergelora dari pihak TNI terhadap kerjasama yang harmonis ini. Lettu Ckm Purnomo dari SSK Satgas TMMD ke-129 mengucapkan terima kasih atas dedikasi Damkarmat Bojonegoro yang memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

Dia berharap kegiatan edukasi ini dapat berlangsung terus menerus, agar lebih banyak masyarakat yang mendapatkan pengetahuan esensial tentang pencegahan kebakaran dan menjadi pendorong perubahan di komunitas mereka.

Program TMMD ke-129 yang berlangsung dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, mencakup berbagai aspek pembangunan, mulai dari pembangunan infrastruktur fisik hingga upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana dan membangun semangat gotong royong.

Pelatihan mitigasi kebakaran ini menunjukkan bahawa kerjasama antara TNI, Pemkab Bojonegoro, dan masyarakat bukan sekadar ungkapan, melainkan sebuah tindakan nyata untuk menuju Desa Kesongo yang tangguh dan aman.

Leave a Comment