Perbaikan Rumah Ibu Tini: Sentuhan Sosial Satgas TMMD 129 Bojonegoro
BOJONEGORO, – Suara mesin pengaduk semen dan dentingan sendok semen yang menghantam dinding bata ringan menggema di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Di dalam sebuah bangunan yang tengah direnovasi, tampak tiga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berpakaian loreng bekerja bahu-membahu. Salah satu dari mereka terlihat berada di atas perancah kayu, dengan cekatan meratakan semen pada dinding komunal yang mulai menampakkan kehalusannya.
Mereka adalah prajurit dari Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 Kodim 0813 Bojonegoro. Hari itu, misi mereka bukanlah untuk berperang, tetapi merajut harapan dan membangun jembatan masa depan bagi Ibu Tini (52), seorang warga yang tergolong kurang mampu dan kini menjadi fokus perhatian serta kasih sayang pasukan tersebut.
Program peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan di Desa Kesongo telah secara bertahap merubah penampilan hunian Ibu Tini. Rumah yang sebelumnya tidak terawat dan butuh banyak perbaikan kini bertransformasi menjadi bangunan yang kuat dan nyaman. Bagi Ibu Tini, kehadiran para prajurit TNI Satgas TMMD ke-129 adalah semacam keajaiban di siang hari.
Dengan air mata haru di matanya, ia mengungkapkan rasa syukurnya atas setiap perubahan yang terjadi di rumahnya. Ibu Tini merasa sangat bahagia dan berterima kasih kepada TNI serta masyarakat yang telah turut serta dalam proses perbaikan rumahnya.
“Alhamdulillah, kini rumah kami jauh lebih baik. Terima kasih kepada para prajurit TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya,” ujarnya pada Rabu (29/7/2026). Menurutnya, bantuan ini tidak sekadar renovasi fisik, melainkan menjadi simbol harapan baru bagi keluarga kecilnya untuk menjalani hidup yang lebih layak dan bermartabat.
Meskipun peluh tersirat di wajah para prajurit, semangat mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tak pernah pudar. Prada Servasius Nyaman Ndao, salah satu anggota Satgas TMMD ke-129 yang terjun langsung dalam pembangunan, mengungkapkan bahwa proses rehabilitasi rumah Ibu Tini sangat memuaskan dan tepat waktu.
“Saya merasa senang bisa berkontribusi dalam memperbaiki rumah Ibu Tini. Saat ini renovasi sudah mencapai sekitar 70 persen. Kami hanya perlu menyelesaikan plester lantai, keramik, dan jendela agar rumah bisa segera ditempati,” tuturnya. Dengan dinding yang kini sudah tegak, fokus pengerjaan selanjutnya adalah detail interior demi memastikan keamanan dan kenyamanan bagi Ibu Tini serta keluarganya.
Rehabilitasi RTLH pada program TMMD ke-129 di Kabupaten Bojonegoro ini membuktikan kehadiran TNI di garis depan dalam menghadapi kesulitan rakyat. Partisipasi para prajurit di daerah terpencil tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangkitkan semangat gotong royong yang merupakan jiwa asli bangsa Indonesia.
Dengan menjalin kedekatan humanis dan tindakan nyata di lapangan, TMMD ke-129 di Desa Kesongo menunjukkan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat bukan sekadar frase kosong. Di Desa Kesongo, sinergi ini kini menjadi landasan yang kuat, jendela ruang tamu yang hangat, dan lantai bersih untuk kehidupan yang lebih sejahtera.





