Membangun Masa Depan: Jalan Beton TMMD 129 di Kedungpandan Bojonegoro
BOJONEGORO, – Di balik setiap inci jalan cor beton yang akan menjadi jantung perekonomian lokal, terdapat dedikasi dan kerja keras tinggi yang dilakukan sejak awal proyek.
Inilah yang terlihat di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026.
Dengan tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini lebih dari sekadar mencampurkan semen; anggota dari Satuan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro dan masyarakat setempat saling bahu-membahu menaruh perhatian pada aspek penting yaitu bekisting (cetakan cor).
Selama pembangunan jalan beton sepanjang 550 meter dan lebar 3 meter ini, fokus utama mereka adalah memastikan ketahanan dan presisi. Proses pengukuran dan penataan papan bekisting dilakukan dengan seksama, menggunakan alat seperti waterpass dan benang ukur untuk mencapai ketebalan dan kemiringan jalan yang ideal. “Hasil coran tak akan berkualitas jika bekisting tidak presisi dan kuat. Jalan ini adalah harapan dari masyarakat, sehingga kami berkomitmen memberikan yang terbaik,” ungkap Dan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, pada Jum’at (31/7/2026).
Atmosfer kebersamaan tinggi terasa selama proses ini, dengan tawa dan kebahagiaan mengiringi gelora alat alat konstruksi. Anggota TNI yang dikenal dengan disiplin militer bersatu tanpa jarak dengan warga yang bersahaja, namun penuh semangat.
Dengan ketekunan dalam setiap detail pemasangan, sinergi antara TNI dan rakyat semakin tercermin di lapangan. Sekarang, Dusun Kedungpandan yang sebelumnya kesulitan akses jalan memandang masa depan dengan penuh harapan.
Pembangunan sepanjang 550 meter ini diharapkan mampu mempercepat waktu perjalanan bagi warga, mempermudah pengantaran hasil pertanian ke pasar, serta meningkatkan ekonomi lokal secara signifikan. Setiap komponen dari papan bekisting yang terinstal dengan rapi kini siap menyambut beton berkualitas.
Di balik upaya sederhana ini, tersimpan kolaborasi yang menunjukkan bahwa kombinasi ketelitian teknis dan semangat gotong royong dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.





