Agustus 10, 2026 Stories worth reading. Perspectives worth sharing.
BREAKING
TMMD ke-129 Bojonegoro: Mendorong Pertumbuhan UMKM di Desa Kesongo
TMMD

TMMD ke-129 Bojonegoro: Mendorong Pertumbuhan UMKM di Desa Kesongo

Redaksi Radar Agustus 10, 2026 2 min read

BOJONEGORO, – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) selalu menjadi solusi atas tantangan pembangunan di berbagai daerah di Indonesia.

Namun, di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 memberikan narasi yang berbeda, di mana fokusnya tidak hanya sekadar renovasi infrastruktur.

Inisiatif lintas sektoral ini berhasil menjangkau aspek humanis dan menggerakkan semangat wirausaha warga dengan memberikan pembinaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Keberhasilan program ini pun menarik perhatian dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 tahun 2026. Pada Jumat (31/7/2026), tim yang dipimpin oleh Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., melakukan kunjungan untuk memeriksa pelaksanaan TMMD yang dipimpin oleh Kodim 0813 Bojonegoro.

Selama kunjungan, mereka disambut hangat oleh Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Camat Kedungadem Sahlan, dan Kepala Desa Kesongo, Kusnadi. Tim Wasev tidak hanya mengamati kemajuan fisik dari proyek, tetapi juga menikmati kuliner lokal.

Mereka berkesempatan untuk melihat dan mencicipi beragam produk dari kelompok UMKM yang telah mendapatkan bimbingan dari Satgas TMMD. Kualitas produk yang ditawarkan, baik dari segi rasa maupun kemasan, sangat baik dan berpotensi untuk terus berkembang menjadi usaha mandiri.

Brigjen TNI M. Herry Subagyo memberikan pujian terhadap kerjasama antara Satgas TMMD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam melaksanakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Menurutnya, pembinaan yang komprehensif ini tidak hanya menghasilkan produk yang layak pasaran, tetapi juga memicu munculnya pengusaha baru di desa.

“Ini adalah hasil nyata dari pelatihan terpadu yang melibatkan berbagai pihak. Produk yang saya cicipi berkualitas dan rasanya sangat enak. Masyarakat memiliki potensi besar untuk mandiri secara ekonomi,” tutur Brigjen TNI Herry.

Ia berharap agar Kesongo bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain. TMMD seharusnya tidak hanya terfokus pada pembangunan fisik saja, melainkan juga harus memberdayakan masyarakat dengan peningkatan keterampilan dan kreativitas serta kemandirian ekonomi melalui UMKM.

Harapan senada juga disampaikan oleh Camat Kedungadem, Sahlan, yang berharap pelatihan ini dapat menjadi bekal bagi lahirnya pengusaha UMKM yang tangguh dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, mengatakan dengan penuh rasa syukur bahwa pembinaan UMKM ini merupakan hadiah terindah bagi warga, sebagai modal berharga untuk meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat perekonomian desa.

Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang mewujudkan harapan dan menyalakan kemandirian ekonomi. Ini adalah contoh nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Leave a Comment