Satgas TMMD 129 Bojonegoro: Gotong Royong Membangun Jembatan Warga Kesongo
BOJONEGORO, – Usai beraktivitas seharian menyelesaikan proyek fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, prajurit TNI tetap menunjukkan kepedulian kepada masyarakat di Dusun Kedungpandan. Kegiatan ini tak mengurangi semangat mereka untuk membantu warga, bahkan di saat lelah melanda.
Kehangatan suasana terlihat jelas di Dusun Kedungpandan, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Momen indah ini dibangun melalui kerjasama antara prajurit dan masyarakat di tengah kegiatan TMMD yang berlangsung di daerah tersebut.
Setelah menyelesaikan pekerjaan utama, anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Prada Saiful Fery Ardiansyah, bersama temannya memutuskan untuk bergerak dan tidak langsung beristirahat. Mereka berkunjung ke rumah Mbah Sarijan, seorang warga berusia lanjut, untuk membantu membersihkan pekarangan dan memperbaiki jembatan kayu di depan rumahnya.
Dengan penuh semangat, prajurit TNI tersebut menggunakan alat seperti cangkul dan sabit untuk membersihkan area yang dipenuhi rumput liar. Tak berhenti sampai di situ, mereka juga ikut serta dalam usaha memperbaiki jembatan agar lebih aman digunakan. Menurut Prada Saiful, aksi ini adalah bentuk rasa peduli dan empati sebagai bagian dari sinergi TNI dan masyarakat.
“Kami merasa penting untuk terlibat dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya menjalankan tugas pembangunan fisik. Melihat Mbah Sarijan bekerja keras di usianya yang tak muda lagi, kami ingin membantu meringankan beban beliau,” jelasnya. Mbah Sarijan, 71 tahun, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para prajurit yang telah memberikan perhatian serta bantuan.
“Hati saya sangat terharu. Mereka yang seharian bekerja keras membantu desa, di sore hari masih mau membantu saya memperbaiki jembatan. Saya merasa seperti mendapatkan bantuan dari anak-anak saya sendiri,” tambahnya dengan wajah yang penuh rasa syukur. Kebersamaan ini dilanjutkan di teras rumahnya dengan obrolan hangat dan minuman sederhana, menunjukkan ikatan yang semakin dekat antara TNI dan masyarakat,
Kegiatan ini merefleksikan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga membangun ikatan emosional dan solidaritas antara TNI dengan warga. Tindakan humanis ini menegaskan kembali makna dari kehadiran TNI di tengah masyarakat.





