Kemajuan 60 Persen, Satgas TMMD Kodim Pamekasan Percepat Pengaspalan Jalan Di Kotalon

PAMEKASAN – Proyek TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang digagas oleh Kodim 0826/Pamekasan kini bergerak cepat dalam pengerjaan pengaspalan jalan di Dusun Kotalon, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Saat ini, progres pembangunan jalan dengan panjang 450 meter dan lebar 2,5 meter telah mencapai 60 persen.
Kegiatan ini melibatkan sinergi antara anggota TNI dan masyarakat setempat yang bersama-sama menjalankan setiap tahapan pembangunan. Mereka bekerja sama dalam segala aspek, mulai dari penyebaran material batu koral hingga proses pemadatan dan pengaspalan jalan, yang menunjukkan semangat kolaborasi yang tinggi.
Di lokasi proyek, terlihat personel Satgas bersama warga mendorong gerobak arko yang berisi material koral untuk disebarkan di area jalan yang sedang dalam proses pengerjaan. Selain itu, alat berat seperti vibrator roller juga digunakan untuk memadatkan jalan demi meningkatkan daya tahannya sebelum masuk ke tahap selanjutnya.
Pengaspalan dilakukan secara manual, memanfaatkan drum-drum aspal yang dipanaskan menggunakan kayu bakar. Asap pekat yang muncul dari penghangatan ini menjadi bagian dari kesibukan yang berlangsung di lapangan. Babinsa Desa Jarin, Serda Syarif, menjelaskan bahwa satgas TMMD dan masyarakat berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian proyek vital ini.
“Kami telah mencapai 60 persen progres, dan kami bersama warga terus menggenjot pengerjaan pengaspalan. Kami berharap jalan sepanjang 450 meter ini segera rampung agar akses bagi warga Kotalon semakin lancar,” kata Serda Syarif.
Kegiatan pembangunan jalan ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur di daerah pedesaan. Dengan adanya jalan yang lebih baik, diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat dan mendorong pengangkutan hasil usaha warga, sehingga mendukung kegiatan ekonomi sehari-hari.
Dengan semangat gotong royong, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0826/Pamekasan berupaya maksimal agar jalan tersebut segera dapat manfaatkan oleh masyarakat setempat.





